Monday, January 22, 2018

BRP : one way to prevent statelessness

Assalamualaikum and Hello!

I just want to write...

Currently me and my team doing an outreach Birth Registration Program (BRP) for migrants children ; collaboration with Indonesia Consulate.

Most of Indonesia migrants living in rural plantation area and did not have a chance to register their child to Indonesia Consulate located in Tawau and KK. The failure of doing the birth certificate will lead the children 'at risk of statelessness/undocumented' because their home country (in this case Indonesia) did not recognize them as citizen so they will lost the rights as Indonesia citizen.


But why the birth certificate is important to them? I mean like, they already here in Sabah and living here for the whole life and some children never go to Indonesia. Should they get a birth certificate from Indonesia?

The answer is Yes!

Do you want to be stateless for the whole life? Without any recognition from any country? Malaysia have a very strict law and policy about citizenship (I will explain in next entry) at least with a birth certificate from Indonesia, they can go to Sekolah Indonesia Kota Kinabalu which is located in Sepanggar Kota Kinabalu (SIKK) *you can find SIKK at Facebook* or any Community Learning Centre (CLC) in Sabah registred under Indonesia Consulate. SIKK is a boarding school for Indonesia children and the tuition fee is not expensive! I was visiting the school last year.

After all their parents is Indonesia so why bother... and just get Indonesia birth certificate.


While doing the BRP I can say there's a lot stateless children living in plantations. We just received over hundred application for Indonesia birth certificate. Its a huge number.... but out there I know the number is even bigger.

Now me and my team trying to decrease the number of undocumented children in plantation. Please pray for us!!

Thanks for reading and yes my grammar is bad 😂

Saturday, January 20, 2018

2018!!

Assalamualaikum and Hello!

Actually funny thing is on my previous post I told that I want to update this blog very soon but.... now it's already 2018. Hahahahahahahahahahaha. Sekali lagi aku lupa ba yang aku ada blog 😅

So this time aku update saja la apa yang sudah berlaku di tahun 2017. 

My life change since I finished my degree and lucky me because as soon I finished my 6th semester I got a job as a Research Assistant for PHD level research. It was a very great experience to working on the ground, aku dapat peluang untuk berkenalan dengan ramai orang dari pelbagai latar belakang. Itu research tentang access to CRVS in migrants families, actually research tu under Canadian student, Amanda yang sedang buat PHD di Sabah. Kebetulan lecture aku, Dr Ayesah dan Amanda acquaintance. Amanda minta tolong dengan Dr Ayesah to find a assistant la during her time in Sabah. Actually there are announcement in my class whatsapp group but no one pay attention. Its was just me from my class who email Amanda and asking. Also this research kan related to stateless issues which is the issues I write for my thesis.

Graduation Day!
Fast foward la... Sekarang aku sudah habis contract working as Research Assistant sebab itu short term research selama bulan Julai sampai Disember. Syukur Alhamdulillah masuk ja bulan Januari 2018 kena hire oleh NGO called Good Shepherd Services (GSS) tapi itu pun after interview dan essay evaluation. Aku kena suruh tulis 500 words essay about migrant worker. Nasib la essay ku perform dan berjaya menarik hati Executive Director GSS 😁

Sekarang aku dalam 3 bulan tempoh percubaan. InshaAllah after 3 months if everything ok terus kerja dengan GSS. Aku happy dapat kerja di GSS sebab dalam department atau ministry yang aku kerja sekarang ni membantu untuk mendaftarkan surat tanda kelahiran untuk anak-anak Indonesia yang ada di Sabah dan belum berdaftar dengan kerajaan Indonesia. Program ini juga dilakukan dengan kerjasama Konsulat Indonesia di Kota Kinabalu dan Tawau. Ini adalah salah satu cara untuk prevent statelessness. Macam yang aku cakap tadi la, aku ada buat thesis pasal stateless so I really want to work on this issue.

Setakat ini itu saja! If you have anything to ask about my work on stateless issue you can DM me at my twitter @dayanghatesyou

Thanks for reading 💫

Sunday, May 28, 2017

Its 2017!

Assalamualaikum dan Hello!

Hai! Thanks for reading my blog yg julung-julung kali kena update ni. Aku rasa macam setiap hujung sem baru la aku ingat yg aku ni ada blog. Hahahahahaha. Sumpah la aku lupa yg blog ni wujud sebenarnya. Sekarang aku final year suda. Cepatnya masa berlalu. Macam baru ja kemarin-kemarin aku isi UPU tapi memang la betul masa sering mengejar kita. Aku pun semakin tua. Tida apa ba yg penting jiwa muda. Haha. Apa pun Salam Ramadhan :)

Tujuan aku tulis blog ini cuma mau tulis moment-moment penting supaya nanti bila aku baca balik I had a few things to thankful. Walaupun aku update blog setahun sekali dua kali ja. Hahaha. Banyak juga entry aku tulis sebelum ni bring my old memories tapi aku private kan sebab there are few picture haram untuk dikongsi. Hahahahahaha. I mean dalam gambar tu kawan-kawan aku masih belum berhijab nanti aku yg tanggung dosa dorang pula. 

Sepanjang 3 tahun aku dekat UMS ni mesti la banyak benda berubah. I lose some and I gain some. I've changed! I'm proudly says that I become better person. Macam puji diri sendiri ja ni. Haha. Ada la benda yg berubah yg aku dak mau share sini. Dulu aku suka la becerita macam-macam, aku suka la juga share benda merepek dekat FB, Instagram, Twitter aku suka la cakap macam-macam meroyan sendiri tapi semakin aku meningkat usia, tulis caption gambar dekat IG pun aku malas. Kadang-kadang letak emoticon ja. FB aku lagi la, kalau share video, gambar atau news tu biasa la tapi untuk aku update status itu suatu luar biasa. Hahahaha. Gambar pun setakat gambar profil tu aku ada la juga dua tiga kali aku update. Kawan-kawan aku gigih ja update kehidupan dorang dekat FB, siap buat FB live lagi tapi aku tidak bole mennnn. Kau tau ka FB tu begitu public? Senang ja orang mau stalk jadi aku pun malas update FB, aku prefer Instagram, Twitter sebab followers aku sikit ja. Jadi aku ada privacy. Mungkin orang fikir entah siapa la mau stalk aku tapi aku rasa insecure, because I can't ignore the fact that people can always stalking me.  

Di UMS ni macam-macam jenis manusia aku jumpa. Lucky me, my friends semua baik-baik. Aku syukur dgn Allah selalu pertemukan aku dgn orang baik-baik. Dari roommate, coursmate, lecture semua baik-baik. Tapi memang ada la orang-orang yg aku tidak berkenan tapi jenis aku memang tidak akan bergaul dgn orang yg aku tidak suka. Bukan orang-orang tu jahat la cuma there are people not meant to be your friend :) 

To be in friendship is ain't easy. Mula-mula bekawan senang ja kan. Mungkin dia tu satu kelas terus jadi kawan. Mungkin dia dulu satu bilik terus bekawan rapat atau mungkin dia kawan punya kawan kita pun cakap dia kawan kita. Friendship jadi susah bila kita mula kenal siapa kawan kita tu, sikit-sikit perangai buruk dia kita nampak tapi itu dari kita la macam mana mau terima. Sebab pada awalnya kita ada good impression ja and we cannot tell who is the real friend. Aku selalu ada good impression tapi selalunya benda tu berubah tapi aku okay ja sebab aku pun banyak bad habit. Hahahahaha. Tidak kisah la kau macam mana, kau macam syaitan ka yg penting kau inda buat perangai syaitan dengan aku sudah la tapi aku tidak akan rapat dengan syaitan la. Bagi contoh ja.

Aku syukur dengan hidup yg aku ada sekarang. Walaupun tidak kaya macam Che Ta, atau cantik macam Che Ta juga (sebab Che Ta memang cantik ba) tapi aku syukur sebab masih hidup serta mempunyai keluarga dan kawan-kawan yang baik-baik. Aku syukur sangat sebab macam-macam rahmat Allah aku dapat dari kesihatan aku tiada penyakit, dari segi kewangan belum pernah lagi aku kebuluran ada juga la kadang-kadang tiada makanan tapi aku tetap syukur. Alhamdulillah for everything.

Aku rasa setakat ini ja la dulu. I'll update my blog in a few days. I hope so :D



I'm a big fan of Nobita :)